sst8.com/ Tax Refund: Semua yang Perlu Kamu Tahu untuk Dapatkan Pengembalian Pajak! Jadi, pernah gak sih kamu dengar soal tax refund? Eits, bukan soal liburan yang tiba-tiba bebas pajak ya! Ini bukan tentang pengurangan pajak liburan, tetapi tentang fasilitas pengembalian PPN atau Pajak Pertambahan Nilai yang bisa didapatkan oleh turis asing yang berbelanja di Indonesia. Bayangin, lo belanja barang-barang keren pas liburan, dan tau-tau bisa dapat pengembalian pajak. Keren kan?
Apa itu Tax Refund?
Tax Refund adalah program pengembalian PPN (Pajak Pertambahan Nilai) yang berlaku untuk turis asing yang berbelanja di Indonesia. Program ini memberi kesempatan bagi para wisatawan untuk mendapatkan pengembalian pajak atas barang yang mereka beli, selama memenuhi syarat dan ketentuan tertentu.
Buat kamu yang pegang paspor asing dan belanja barang-barang di Indonesia, kamu bisa lho manfaatin fasilitas ini. Asal, kamu tinggal di Indonesia kurang dari 60 hari dan barang yang dibeli memenuhi ketentuan yang sudah ditetapkan. Jadi, gak cuma belanja, tapi juga bisa sedikit berhemat!
Syarat Untuk Mendapatkan Tax Refund:
Gak semua belanjaan bisa dapet tax refund ya! Jadi, sebelum kamu berharap ada uang kembali, pastikan beberapa syarat ini sudah terpenuhi:
- Logo “Tax Refund for Tourists” – Barang yang kamu beli harus punya logo ini di faktur pajaknya.
- Transaksi Minimum – Pembayaran pajak harus minimal Rp50.000 per transaksi, dan total dari beberapa kuitansi yang ingin diajukan harus mencapai Rp500.000.
- Barang dalam Jangka Waktu Tertentu – Barang yang dibeli harus dibawa keluar Indonesia dalam waktu maksimal satu bulan setelah pembelian.
- Barang, Bukan Jasa – Hanya barang yang bisa dikembalikan pajaknya. Jadi, makan di restoran atau tidur di hotel gak bisa klaim tax refund.
- Pajak yang Dapat Dikirim – Kalau jumlah pengembalian pajak lebih dari Rp5.000.000, pembayaran bisa dilakukan via transfer, tapi jika kurang, bisa tunai.
Gimana Cara Mendapatkan Tax Refund?
Cara mendapatkan tax refund ini gampang banget kok. Kamu bisa lakukan proses pengembalian pajak ini dengan dua cara:
- Langsung di Bandara – Kamu bisa klaim pengembalian pajak di bandara sebelum berangkat, dengan mengunjungi loket pengembalian PPN yang ada di bandara internasional. Tapi, ini semua tergantung pada prosedur yang berlaku, dan karena pandemi COVID-19, sekarang banyak yang beralih ke layanan online.
- Layanan Online (Mulai 2020) – Kalau gak sempat di bandara, DJP juga menyediakan layanan pengembalian pajak secara online sejak Maret 2020. Caranya adalah dengan mengirim email atau surat elektronik ke alamat email UPRPPN Bandara sesuai dengan tempat keberangkatan kamu. Jangan lupa, email harus berisi informasi seperti nama turis, nomor rekening untuk transfer, paspor, boarding pass, faktur pajak, dan foto barang yang dibeli.
baca juga
- Undercover.co.id Membangun Reputasi Digital Brand Konsultan Pajak
- Regulasi Pajak Gig Worker di ASEAN
- Pajak untuk Creator NFT
- Apakah Gig Worker Perlu SPT Tahunan?
- Pajak TikTok Shop 2025
Kriteria Toko yang Bisa Memberikan Tax Refund:
Gak semua toko bisa memberikan fasilitas tax refund. Hanya toko-toko yang memenuhi kriteria tertentu yang bisa berpartisipasi dalam program ini. Jadi, pastikan toko tempat kamu belanja adalah toko yang terdaftar sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak). Beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh toko retail untuk menerima tax refund adalah:
- Terdaftar di PKP: Toko harus terdaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak.
- Logo “TAX FREE SHOP”: Toko harus memasang logo ini di toko mereka, yang menunjukkan bahwa mereka mendukung program tax refund untuk turis asing.
- Faktur Pajak: Toko harus mengeluarkan faktur pajak melalui aplikasi khusus yang memungkinkan pengembalian PPN.
- Sistem Pencatatan yang Terintegrasi: Toko harus mencatat seluruh transaksi secara tepat dan menginputnya dalam aplikasi VAT Refund for Tourists.
Proses Pengembalian Pajak:
Setelah kamu mengajukan pengembalian pajak, proses pengembalian akan dilakukan secara manual atau online. Kalau jumlah pengembalian pajak di bawah Rp5.000.000, kamu bisa mendapatkannya langsung di bandara atau di loket yang sudah ditentukan.
Kalau lebih dari itu, proses pengembalian akan dilakukan via transfer ke rekening bank kamu dalam waktu sekitar satu bulan setelah pengajuan disetujui. Cukup mudah, kan?
Contoh Kasus Tax Refund
Misalnya, kamu beli tas mewah di Indonesia dengan harga Rp2.000.000. Pembelian tersebut dikenakan PPN 10%, jadi kamu bayar Rp200.000 untuk pajaknya. Ketika kamu meninggalkan Indonesia, kamu bisa klaim pengembalian pajak tersebut. Dengan tax refund, kamu bisa dapetin kembali pajak yang sudah kamu bayar, jadi beli barang lebih murah deh!
Kenapa Fasilitas Tax Refund Bisa Membantu Turis dan Indonesia?
Buat turis, fasilitas ini memberikan kesempatan untuk hemat. Sementara itu, Indonesia juga mendapat manfaat dengan menarik lebih banyak wisatawan asing yang ingin berbelanja dan mendapatkan keuntungan pajak.
Jadi, gak hanya turis yang diuntungkan, tapi juga ekonomi Indonesia! Tax refund ini jadi salah satu cara pemerintah untuk merangsang sektor pariwisata dan belanja, sekaligus memberikan insentif pajak kepada turis yang berbelanja.
Kesimpulan:
Tax refund emang bukan hanya soal dapat duit kembali, tapi ini juga merupakan cara yang sangat cerdas untuk menarik investor dan turis untuk datang dan berbelanja di Indonesia. Jadi, bagi kamu turis asing yang mau berlibur, pastikan untuk memanfaatkan fasilitas ini dan dapatkan pengembalian pajakmu! Dan buat para pelaku usaha, pastikan toko kamu sudah terdaftar dalam sistem untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan internasional.
Dengan tax refund, belanja jadi lebih asyik, apalagi kalau bisa hemat banyak!